sby

Tenang..tenang..itu hanya perkiraan sy pribadi (bukan kadernya loh..), Tapi kayanya cukup beralasan ,kalau dilihat dari track record’nya yg lumayan bagus.. Saya awam mengenai politik tanah air tp menurut kacamata sy,hal positif pemerintahan SBY-JK:

1.Pertumbuhan ekonomi naik 6% di tengah krisis global,itu kata Ibu Sri Mulyani.
2.Pemberantasan korupsi melalui KPK cukup positif trend kinerjanya.
3.Imbas krisis global belum bgtu terasa di sini,liat aja tahun baru kemarin.Duit rakyat kyanya masih  ada untuk pesta dan ke tempat wisata.
4.Harga BBM turun hampir keharga normal.
5.Keamanan lumayan stabil.
6.Hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,(besannya presiden).
7.Eksekusi kasus besar dilaksanakan (amrozi.cs),kasus munir terungkap.
8.Suka marah sama bawahannya kalau ada yg ga serius rapat soal masalah rakyat.
9.Many more..

Mungkin ga ya SBY jadi presiden lagi?  “the next candidate” masih membuat masyarakat bimbang dengan credibilitasnya.. masih terlalu obral janji sana-sini,masyarakat sudah jenuh dngn itu dan berfikir “mungkin lebih baik SBY melanjutkan kinerja,meski ga ada presiden yang sempurna..”

Gmna? ada yg mau koreksi?? tolong tambahkan kritik membangun buat Pa.SBY ya.. TRims.





49 Comments to “.:SBY jadi Presiden lagi:.”

  1.   Hendro | Januari 7th, 2009 at 17:38

    Setuju….kalau sering gonta-ganti presiden nanti programnya ganti lagi mulai dari awal lagi, kapan mulai kerjanya dan satu lagi kalaupun harus ganti belum tentu gantinya akan lebih baik?kalau malah lebih jelek gimana…? lebih baik kita beri kesempatan kepada SBY untuk menuntaskan programnya…karena untuk melakukan suatu perubahan tidak cukup hanya 1 periode saja.

  2.   Aroe babat | Januari 7th, 2009 at 19:13

    Kayaknya sampean memang bukan kader tapi sampean penggemar be
    ratnya jadi agak banyak catatan positifnya

    .:Bukan mas,sy bukan penggemarnya,yg sy posting kebetulan catatan positifnya aja:.

  3.   Piye | Januari 7th, 2009 at 19:40

    Fellows,
    SYB for Indonesian 2009-2013 is fine. He is so far the best Indonesian president performaces. Many have been made to keep Indonesians move so fast. Let us keep SYB up.

    Faraway

  4.   HERWINANTA | Januari 7th, 2009 at 23:42

    SAYA SANGAT SETUJU KALAU PAK SBY DIPILIH LG JD PRESIDEN KARENA BEBERAPA ALASAN YG MEMBUAT SY INGIN PAK SBY PIMPIN LG BANGSA INDONESIA POKOK NYA SY SETUJU NGGAK PERLU LG SY MEMBERIKAN BEBERAPA CATATAN KEBERHASILAN RAKYAT YG TAHU, AMIN

  5.   rolan | Januari 8th, 2009 at 00:11

    sby lagi sby lagi bosen ah………

  6.   bateyxs | Januari 8th, 2009 at 00:33

    Hmm sby presiden lagi saya setuju, tapi liat kampenye dia mo ngapain dulu, kalo ngk ada inisiatif lebih buat indonesia lebih baik buat apa. karena sby kurang kasi gerakan yg fenomenal (hampir siih yg waktu energi alternatif itu sayang gagal). saya juga bukan kader nya , tapi liat track record nya kayanya si sby lebih cocok (untuk saat ini.. si tau besok2 berubah pikiran)

  7.   aribicara | Januari 8th, 2009 at 02:24

    Kl yg sering bca postinganku ttg pmerntah ak sgt extrame dan byk menjelek2an, tp ak memang jujur ttp saja SBY ad nilai Positif yg lain,saat NEGARA kta jadi anggota G20,bntuan kredit usha rakyat,pnpm mandiri,pngobtn gratis utk yg tdk mampu.tp ad jg nilai negatipnya,spti penanganan korban lumpur lapindo yg mnrtku mgkn sbnrnya SBY sudah tegas tp g tau knpa Bakri kliatanya punya kekuatn kuat soal ini. Dibndingkn calon yg lain memang SBY lbh pantas.kl mega ak prbdi G BANGET deh,aura soekarno tdk ak liat pd mega saat memimpin trlebih kl ingat kontrak PNG dan pnjualn indosat.tp biarlah rakyat yg memilih..

  8.   NONKY | Januari 8th, 2009 at 04:47

    kalo presidennya ganti saya pulang dech ke Indonesia, Pemerintahan SBY-JK dinilai ikut andil dalam menghilangkan ideologi Pancasila di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Oleh sebab itu, pemerintahan SBY-JK diminta untuk mengembalikan ideologi itu menjadi dasar kehidupan di negeri Serambi Mekah itu.

    “Saya kira pemerintahan SBY-JK tidak perlu malu dan kehilangan muka untuk mengembalikan semangat Pancasila di bumi Aceh,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto di sela-sela acara Catatan Awal Tahun 2009 kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/1/2008) malam.

    Menurut Tyasno, bila memang hilangnya nilai-nilai Pancasila di Aceh diakui sebagai kekhilafan. “Yang penting, kalau sudah merasa khilaf, ya kembali ke jalan yang benar, yaitu jalan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.

    Tyasno mengatakan, apa yang terjadi di NAD saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan semangat Pancasila. Sebab, sejak ditandatangani perjanjian Helsinki pada 15 Agustus 2005 silam, berbagai aturan yang berlaku di NAD sudah tidak lagi berdasarkan ideologi Pancasila dan UUD 1945.

    “Apalagi sejak awal nota kesepahaman dibuat antara pemerintah dan GAM, Pancasila dan UUD 1945 sudah bukan lagi menjadi dasar perundingan. Dasar dan ideologi negara telah dinodai dan dikhianati dalam pembuatan MoU,” jelas tokoh pelopor Gerakan Revolusi Nurani ini.

    Tyasno tidak sepakat apa yang telah dicapai pemerintahan SBY-JK di NAD diklaim sebagai keberhasilan. Justru menurutnya, pemerintahan SBY-JK gagal dalam mempertahankan kedaulatan NKRI, termasuk kegagalan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi di NAD.

    Mantan KSAD diera Presiden Gus Dur ini merasa kuatir dengan seringnya persoalan Aceh selalu di bawa ke luar negeri. Bahkan saat ini telah terjadi pemaksaan kehendak sejumlah mantan GAM kepada warga.

    “Kondisi ini mengerikan, apalagi kalau sampai pemilu nanti parpol lokal yang dimotori mantan GAM menang, kemerdekaan sesungguhnya tinggal menunggu waktu,” imbuhnya.

  9.   NONKY | Januari 8th, 2009 at 04:50

    Uang pensiun Rp 40 miliar untuk eks karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI) sudah disahkan pemerintah melalui APBN Perubahan 2006. Namun pelaksanaannya terhambat birokrasi.

    Jengkel dengan kondisi tersebut, inisial nama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Muhammad Jusuf Kalla (SBY-MJK) pun dipelesetkan.

    “SBY = Selalu Bohong Yah, MJK = Mana Janji Kamu”. Begitulah tulisan pada spanduk yang diusung 2.000-an eks karyawan PT DI.

    Mereka berjalan kaki dari Patung Hussein Sastranegara, Jl Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/12/2006) menuju Jakarta dengan perkiraan waktu tempuh selama 12 hari hingga 30 Desember.

    Sekitar 300 kaum ibu dan anak-anak juga ikut aksi ini. Kaum ibu sempat mencucurkan air mata saat berdoa bersama sebelum memulai aksi jalan kaki.

    “Saya ikutan jalan kakinya sekuatnya sampai mana, yang penting saya ikut solidaritas teman-teman berjalan kaki,” kata Marijem (41), mantan staf administrasi PT DI.

    Dia membawa serta anaknya laki-laki, Agena. Bocah 4 tahun itu tampak riang berjalan kaki sambil bergelayutan di lengan ibunya.

    “Saya bawa anak karena di rumah tidak ada siapa-siapa. Anak saya senang kok,” kata Marijem sembari memanggul tas besar berisi bekal makanan dan baju anaknya

  10.   NONKY | Januari 8th, 2009 at 04:53

    suara rakyat tentang LSI :

    KONTRAman9, BOHONG, NGAPUSI DAN MUNGKIN DIBAYAR ITU LSI SAMA SBY..COBA ITU LIHAT RAKYAT SEKARANG BBM LANGKA, PREMIUM LANGKA DAN SEMUA LANGKA, ORANG G PECUS NGURUSI RAKYAT..MANA ADA YANG PERCAYA? PASTI BOHONG-BOHONGAN DAN JELAS UNTUK MEMBOHONGI RAKYAT.

  11.   muach | Januari 8th, 2009 at 06:10

    Sebaiknya kasih kesempatan 1 periode lagi tuk SBY… pokoknya asal jangan mega … mimpinnya suka pake nangis mulu …. cengeng akh !

  12.   s8 | Januari 8th, 2009 at 06:59

    duhhh..pemilu besok calonnya ada berapa sihhh?
    yang pasti kl diantara muka lama dan muka2 baru namun erat dengan kekuasaan yg lama …(sami mawon) … yaa nilainya paling tinggi ya masih SBY…emang ngga diatas 8, tapi at least…

    Modal muda doang jg ngga cukup kl ngga punya integritas dan intelektualitas..dan keberanian untuk mengambil keputusan..apalagi keputusan2 yg tidak populer…apalagi ke depan kondisi , khususnya ekonomi dan moneter, bakal jauh lbh parah akibat krisis global yang mungkin sampai 5-10 tahun jg blom kelar efeknya.

    Untuk pak SBY, keputusan bpk yang saya sesalkan adalah menurunkan harga BBM, harusnya harga premium di lepas ke harga pasar saja. duit subsidi hingga 134 trilyun, daripada di bakar sia2 untuk macet2an di puncak, ancol, monas , ragunan, bandung dan kemacetan sehari-hari ,(belom lg untuk kendaraan yg knalpotnya dimodif jadi boros dan berisik) … mending uang subsidi di fokuskan untuk pendidikan dan kesehatan saja..coba berapa banyak sekolah,perpustakaan, puskesmas, rumah sakit bisa dibangun dengan uang segitu..blom lg pembebasan biaya pendidikan dan kesehatan.
    Saya yakin mayoritas bangsa indonesia, khususnya yang dipelosok desa, lebih membutuhkan akses akan pendidikan dan kesehatan, daripada BBM, boro2 punya motor atau mobil , buat makan atau bayar sekolah aja susah!
    mungkin jika subsidi BBM tidak dpt dihapus sepenuhnya, difokuskan saja ke kendaraan umum (plat kuning) dan kendaraan pengangkut sembako, dan yg berhubungan dengan hajat hidup rakyat banyak..

    nah, scr pribadi menilik calon2 yang ada, saya masih support bapak kok , apalagi kalo bergandengan dengan sultan.

  13.   santi | Januari 8th, 2009 at 07:53

    1.000 % setuju kalo SBY yang the next president lagi. banyak hal hal positif pada pemerintahan beliau. kita tahu betapa susah beliau menangani negara kita yang pada saat itu ( pemilu 2004 ) yang sudah hancuran - hancuran akibat perbuatan dari pemimpin - pemimpin yang terdahulu. lebih concern bila terjadi masalah . flash back aja waktu kejadian tsunami di aceh. SBY bergerak cepat dengan menginstruksikan menterinya. kalo misalnya terjadi pada masa pemerintahan Bu M……. boro boro. pokoknya kalo untuk bapak SBY YESSSSSSSSSS, untuk bu M………… NO WAY. yang ada di zaman M………………. korupsi makin meraja lela termasuk keluarganya ikut ikutan . contoh aja sang suami anggot DPR tapi kagak pernah datang . pOKOKe VOTE For SBY

  14.   julia... | Januari 8th, 2009 at 08:47

    SBY….. Goo go go !!!!! I wiil there for u…

  15.   mirza | Januari 8th, 2009 at 08:51

    sy setuju kl sby jadi presiden lg, tp tlg masukkan jg track record negatif nya agar bs berimbang penilaiannya, jgn yg positif nya aja……..

  16.   Annisa | Januari 8th, 2009 at 09:33

    Siapapun jadi presiden atau pemimpinnya,asalkan menerapkan syariat Islam secara menyeluruh di setiap aspek kehidupan… Saya sangat setuju sekali,But lw ttp sistem Demokrasi mah.. sama ja boong.. Krn Demokrasi tlh membuat kerusakan2 di dlm kehidupan ini. Cth: Rakyat semakin miskin,tidak ada rasa aman, pembunuhan dimana2,Milik rakyat di jual pada pemilk modal dll.

    .:syariat islam? good idea. Tp menurut sy akan sngt sulit terwujud dalam “heterogen society” seperti bangsa kita ini. Jd menurut sy bukan sistem demokrasi yg salah,bnyk juga negara yg maju dgn menggunakan sistem demokrasi ini. Kita semua (pemerintah) harus lebih cerdas dalam mengimplementasi sistem tsb sy rasa itu lebih tepat:. :-)

  17.   asmarie | Januari 8th, 2009 at 09:36

    haha…

    klo ngomongin seseorang gk ada habisnya ko.

    yang kita tahu baiknya pasti membela orang tersebut.

    sedangkan yang bilang jahat pasti mengeluarkan argumen2 yang tak pantas.

    saya gk bisa bilang apa2, yang pasti rakyat yang akn memilih mana yang terbaik buat mereka.

    oh ya tankz comentnya ya mas

    .:sama-sama mas.. view ttg jakarta’nya boleh juga:.

  18.   Arga | Januari 8th, 2009 at 09:46

    Saya hanya mo sedikit komen aja, barang-barang naek, beras naek minyak tanah , bbm langka , BBM turun tp harga masih naek, hidup jadi makin berat, PHK dimana-mana ?? masih pilih SBY ????? pls deh!

    .:Pro kontra pasti slalu ada,pesta rakyat akan sgra digelar,tentukan pilihan terbaikmu mas.. semoga rakyat smakin cerdas dlm menentukan pilihannya:.

  19.   kana | Januari 8th, 2009 at 09:48

    Lowongan pekerjaan :
    Dicari seorang Presiden dengan pengalaman 5 tahun
    Referensi saya :
    Siapa lagi kalo bukan Bapak Presiden kita sekarang”SBY”

  20.   Gusti68 | Januari 8th, 2009 at 10:11

    Stuju kl SBY tpilih lg jd presiden 2009, spt opini di atas, pemerintahan SBY layak dinilai bhasil dlm memulihkan kondisi negara walopun blm sepenuhnya memuaskan, tp stdknya SBY saat ini punya track record yg lmyn dibanding capres lain. Tggl dikasi ksmpatan lg utk bbrp tahun k dpn membenahi negara dg meneruskan program yg ada bahkan mungkin ditingkatkan lg. Membenahi negara gak semudah omongan, butuh wkt bbrp tahun, apalg kita tahu SBY jd presiden saat indonesia terkena tsunami, korupsi dimana2 & stabilitas negara kurang aman. Kl capresnya ganti yg br, berarti sistem yg sdh dibangun pemerintahan sblmnya akan dimulai dr nol, smentara kita blm tau track record capres baru, masa nanti kl capres baru tidak performance hrs ganti sistem lg? Kpn majunya negara ini kl ganti2 sistem mlulu. Tapi, smua diserahkan pd rakyat saja. Yg ptg dukungan rakyat jg perlu utk capres 2009, jgn hanya bisa menghujat.

    .:Wah good coment nih,. Membenahi negara gak semudah omongan? sy sependapat.Smua diserahkan pd rakyat saja,tetapi sy berharap smga rakyat semakin cerdas dlm menentukan pilihannya:.

  21.   aku | Januari 8th, 2009 at 10:53

    SBY TOP MARKOTOP, PANCEN OYE

  22.   Timur Bagaskara | Januari 8th, 2009 at 11:37

    Tanggapan buat Nonky, Indonesai dari dulu sampai sekarang menggunakan Pancasila dan UUD 45 tapi apa hasilnya? Indonesia dikibuli oleh para pemimpinya. Sebenarnya orang yang pancasilais itu yang seperti apa, siapa contohnya, apakah Sukarno yg “menggali kembali” ideologi ini atau Suharto dg P4 nya? Dua-duanya ternyata mengkhianati rakyatnya sendiri. Jadi menurut saya siapa pun yang masih mengagung-agungkan pancasila dan UUD 45 adalah orang orang munafik yang ingin menjajah bangsanya sendiri dangan dalih-dalih ideologi ini. Karena dlm sejarah kita ideologi ini sering digunakan untuk memberangus lawan-lawan politik orang yang berkuasa. Kita tidak butuh orang yang fanatik dalam ideologi tetapi orang yang bisa membuat seluruh rakyat Indonesia menjadi sejahtera adil dan makmur

  23.   Surni | Januari 8th, 2009 at 12:09

    No body is perfect. Begitu juga SBY. Namun untuk saat ini SBY masih candidat President terbaik yang kita punya.

  24.   Toni Elias | Januari 8th, 2009 at 12:17

    sebelumnya selamat buat sby,karna sudah menjalankan tugas dan kewajibannya sbg presidan.
    mungkin aku memilih sby utk presiden berikutnya,karna dia punya rencana besar untuk membangun bangsa indonesia…….apa salahnya kalau kita memilih sby sebagai pemimpin kita….ayo dukung sby untuk rakyat indonesia.jangan banyak mikir dech…capek dech.

  25.   Surawan | Januari 8th, 2009 at 12:32

    Lepas nanti yang terpilih siapa, tapi SBY type pemimpin yang bisa dijadikan panutan. Tidak ngomel, tidak mendikreditkan yang lain, tidak black campain, tidak memaki-maki. Santun. Tidak mengobral janji. Yang lain?? Uh!

  26.   romzi | Januari 8th, 2009 at 12:48

    sby presiden lagi saya kira itu pilihan yang tidak salah, karena di tengah himpitan ekonomi dan krisis multidimensi saat ini, figur yang yang jujur dan apa adanya seperti sby msh sangat di butuhkan. janji mega, keoptimisan prabowo,wiranto dan sultan tentu harus kita apresiasi sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap bangsa ini. namun pada ahirnya bukti pengabdian dan kerja keras sby masih terlalu kuat jika harus dibandingkan dengan janji mereka. untuk calon pemilih mega, saya secara pribadi hanya ingin mengtakan indonesia tdk butuh air mata dan kecengengan sebagaimana saat ia memimpin. dan seharusnya pula mega melihat kenyataan bahwa ia tdk terpilih pada 2004 karena kepemimpinannya tdk disukai oleh masyaakat……

  27.   Nenek | Januari 8th, 2009 at 12:51

    Pokoke SBY…gak suka sakit hati, gak dendam-an….bener tuh..dia santun.

  28.   Poyo | Januari 8th, 2009 at 13:04

    ha.,…ha…… sby lagi….. JAIM TERUS………tambah kere…………..

    kalau dibilang berhasil mari kita lihat beberapa parameter yang ada :
    1. ekonomi, orang miskin indonesia menurut bank dunia 100 juta orang, versi sby 30 juta orang. ini dikarenakan dasar perhitungan sesuai dengan permintaan sby bukan standar bank dunia. ( coba anda jalan-jalan di jalan diponegoro jakarta diluar pagar rumah dinas JK banyak orang miskin jadi joki 3 in 1…!
    2. sejak sby-jk harga bbm dari 2400 perak menjadi 6000 perak jadi kenaikannya 100 %lebih ( diumumkan oleh menterinya )dan baru baru ini diturunkan 1000 perak secara bertahap ( diumumkan oleh sby sendiri )- seharusnya kembalikan dong harga 2400 perak sesuai harga semula.
    3. ACEH boleh damai tapi dasar pancasila habiss..
    4. jenderal nonton ayat-ayat cinta nagis ngomong lagi di tv…… ( mega nagis wajar … cewek….ini laki lho…..).
    5. laporan fraksi kebangkitan utang kita lebih besar sekarang dibandingkan dgn utang selama orde baru….( IMF boleh putus, tapi ngutang antar pemerintah jalan terus…)

    rakyat kita maklum masih senag sama pemimpin yang kelihatan sopan tapi ………. makin miskin rakyatnya………………………..

  29.   Timur Bagaskara | Januari 8th, 2009 at 13:13

    Yang masih mengagung-agungkan Pancasila cuma antek Suharto dan Sukarno yang suka merampas hak-hak rakyat mengatas namakan kepentingan ideologi tetapi sebenarnya kepentingan dirinya untuk terus berkuasa.

  30.   hanif | Januari 8th, 2009 at 13:34

    Bisa jadi, karena Uang Amerika banyak disini yg harus diselamatkan, kalau gue yg jadi presiden nggak mungkinlah, bisa2 gue boikot bisnis AS disini, karena uangnya yg dari indonesia ini, ikut andil menghancurkan negara2 muslim. syarat Presiden RI itu otak elo harus kapitalis, kalau nggak, susah jadi presiden, Oh nasip negriku…..

    Exxon (Arun, Cepu, Natuna), Chevron (Riau, 40 persen produksi nasional), Conoco-Phillips (Natuna), dan BP (Tangguh).
    Freeport (Timika), Newmont (Sumbawa), INCO (Sulawesi), Bechtel, McDonald, Coca Cola, dan lain-lain.

    Habis sudah negriku dikeruk..

  31.   neodexter | Januari 8th, 2009 at 14:44

    Saya bingung, ada orang yang senang mengaku menjadi orang miskin. Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga ia merubahnya sendiri. Byk kok contohnya org ga mampu bs kaya, punya usaha sendiri. Kalau mindset nya miskin, ya selamanya miskin terus, ga pernah mau ambil setiap kesempatan yang ada. Maunya disuapin terus. Jelas2 skrg sdh ada PNPM, KUR, dan program insentif lain. Tinggal niatnya, mau berubah apa gak tuh orang. Jd jgn salahin presiden, mentri, pemerintah atau cari2 kambing hitam yg lain. Dan saya paling benci sama org yg cm mencari2 kekurangan, apalagi menjelek-jelekkan. Bukan ikutan membantu, tp buat membuat panas situasi.

  32.   sugeng | Januari 8th, 2009 at 15:50

    SBY presiden? terima kasih mending yg lainnya saja bahkan kalau bisa tokoh muda yg muncul. SBY itu peragu dan tdk tegas shg kurang cocok untuk memimpin Indonesia lagi. Lagian selama jadi presiden ga ada prestasi menonjol yg dihasilkan SBY. Kasus lumpur Lapindo ga selesai,jml penduduk miskin justru naik dan hrg2 kebutuhan pokok spt minyak,pupuk,beras dll naik shg rakyat miskin makin susah.SBY selama ini hanya bertahan demi mempertahankan jabatan di pilpres 2009 shg kebijakannya banyak yg populis tapi tak menyentuh masalah yg sebenarnya.

  33.   bajolbuntung | Januari 8th, 2009 at 17:45

    aku hidup di Jakarta, Orang Tuaku dan Saudara-saudaraku sekampung sering telpon/sms…. belum masak karena Minyak Tanah Tidak ada dan belinya antri ke sejauh 17klmeter, ElPJ juga langka, Pupuk menghilang,Busung Lapar di Puskesmas oleh Mantri puskesmas/bukan Dokter bilang MalNutrisi yang jelas Barang-Barang Tidak Lagi terjangkau/Terbeli lagi karena ekses/akibat kenaikan harga BBM naik kemarin yang sekarang turun tetapi tidak disertai otomatis Barang-barang ikut turun alias masih Mahal dan langka….iya kan ????? hanya orang buta dan para Kroni simpatisan yang tidak merasakan hal tersebut karena Mereka kecukupan dari hasil MENGKRONI….ALLAH AKBAR !!!!

    .:Subhanallah,, andai saja Pa SBY atau capres yg lain,membaca comment anda,semoga pembangunan semakin merata kedepannya sampai ke pelosok-pelosok yg sedikit terjamah oleh pemerintah pusat:.

  34.   moel | Januari 8th, 2009 at 18:13

    gw gak mau dia lg, masak rakyat indonesia 250.jt presiden nya ampe dua priode, kapan kebagiannya yg laen……..pkoke ganti…! susana baru….! setuju

  35.   dina aida | Januari 8th, 2009 at 19:14

    Untuk sementara SBY masih bagus jadi Presiden, karena belum ada yang greget calon yg lain.Lebih bagus lagi kalau SBY jadi Presiden, Hamengku Buwono jadi Wapres. Kayaknya cocok cukup bijak dua2nya cool,simpatik. Habis calon Presiden yg lain belum mengena ada sich Prabowo cukup ok.

  36.   dani | Januari 8th, 2009 at 21:21

    Jujur saja, tanyakan hati kecil anda…. Tetap SBY yg terbaik dibanding capres lainnya…. Dia orang pekerja, punya tanggung jawab, wawasan luas, gaul internasional, iptek ok, tentara lagi…….. Bangga saya punya presiden SBY, Saya jujur pilih SBY, nggak yang lain

  37.   simon | Januari 8th, 2009 at 22:28

    SBY baik…tapi terlalu populis dan perhitnugan politiknya tidak didasarkan atas kepentingan rakyat..
    Saat Kerusuhan Monas 1 Juli dia bahkan tidak mengunjungi korban.salah satu anggota kabinetnya malah mendatangi sang aktor di balik penebar kebencian,pemimpin apa yg tidak mengayomi rakyatnya yang lemah?
    Freeport, kontrak tambang, pertahanan dijual murah dengan dalil kontrak sudah berlaku dan pertahanan laut dijual atas nama latihan…
    Yang jelas perusahaan tidak sejajar dengan Negara yang nota bene masyarakat,..kedaulatan dijual habis…
    Saya setuju beliau punya banyak positipnya,…Tapi bagi saya utama dan terutama adalah pemimpin yang mengetahui bahwa semua hitung-hitungan kalah dengan hitungan
    “Apakah ini untuk Rakyat”

    Bagi saya pribadi..
    Sultan Untuk Indonesia

    Jayalah Indonesiaku

  38.   Johny J. | Januari 8th, 2009 at 23:01

    Ibaratnya bolpoin ada yang biru, ada yang merah, sampeyan ga pernah pake bolpoin merah ya?

  39.   Nur Setiono | Januari 9th, 2009 at 00:29

    Siapapun presidennya, dinegri yang memiliki seabreg masalah berat ini sebaiknya memang dua periode. Sebab kalo cuma satu periode, efek tifitas kerjanya hanya tiga tahun, sehingga performancenya belum dapat dinilai secara maksimal. Itungannya begini, tahun pertama konsolidasi, bebanah & mempelajari situasi. Tahun kedua, tiga dan empat baru mulai kerja. Tahun ke lima pikirannya sudah sibuk bercabang-cabang,nyari dukungan , nebar pesona, kampanye dan kasak kusuk kian kemari untuk nyalonin lagi. Nah,….. yang paling penting lagi, sang presiden harus mampu menyediakan biaya kese hatan dan pendidikan yang murah. Coba bayang kan, bagaimana tidak miris and “mrebes mili” kalo mendengar cita cita sang anak pingin jadi dokter, tapi…… duitnya berapa? dari mana? Dulu mendingan, ada PTN yang murah dengan segu dang bea siswa. Sekarang? PTN aja latah ikut ikutan “matre”.

  40.   igo | Januari 9th, 2009 at 00:53

    yah sby lagi donk dibandingkan calon calon yang lain cuih apalagi mega.sby masih teratas.SBY tetep pilihanku ga peduli siapa yang jelekin SBY semua berdasar karena kebencian tapi ga di liat dari track record.SBY better

  41.   jahnawi | Januari 9th, 2009 at 07:38

    Sebagai pegawai swasta dan tidak punya kepentingan ke partai partai , Kita pilih yang sudah jelas dan terbukti saja , ekonomi biar tetap growth supaya tetep bisa gawe dengan tenang …….walaupun SBY tidak sempurna , saya pribadi akan pilih DIA , saya tidak akan pilih yang jelas jelas telah GAGAL……..Track recordnya baek dan serius thd bangsa ….jangan piling yang tidak kredibel apalagi yang pernah komplaint krn tdk bisa bobo siang…

  42.   Semprulll | Januari 9th, 2009 at 08:53

    Seandainya ada calon yang lebih gagah dan berwibawa di mata Internasional selain SBY, mungkin saya akan pilih.

    Saya ga pernah ikut kampanye tapi selalu ikut pemilu dah 3X, tiap kali ganti pilihan.

    Kita lihat masa kampanye nanti. Pilihan saya hanya simple, partai apa yg ga pernah ngomong jorok/ngomong kejelekan orang lain, maka saya akan pilih. Orang yg bicara kejelekan orang lain apalagi di publikasikan, dia tidak akan lebih baik dari orang yang dia jelek2an.

    Orang yang ngotot dalam pemilu, PASTI PUNYA KEPENTINGAN PRIBADI. Jaman sekarang susah cari pahlawan tanpa tanda jas.

  43.   marinki | Januari 22nd, 2009 at 06:23

    Diantara pesaingnya sptnya Pak SBY bisa lebih diandalkan. Daya juangnya diuji terus dengan berbagai musibah, akibat perbuatan manusia mau pun akibat alam. Meski pun aku tidak pernah mengingat-ingat kekurangan atau kelebihannya tapi dia tampak terus berupaya.. mengajak masyarakat agar bersinergi dengannya dengan cara yang santun, tapi cerdas.

  44.   aziza | Februari 5th, 2009 at 23:17

    mungkin saja itu terjadi, tapi melihat pemandangan politik juga kondisi masyarakat kita yang krisis kepercayaan terhadap para petinggi negara, ada kemungkinan masyarakat kita untuk memilih profil baru untuk penjajakan. Karena politik itu juga sedikit bermain “gambling”. Kita liat saja nanti yang penting pimpinan kita adalah orang yang jujur dan adil.
    Sedikit berkomentar juga, sebenarnya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu tidak jelek juga, banyak mengandung moral dan akhlak yang baik. Hanya saja mungkin dalam aplikasinya dulu dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Namun jika nilai-nilai Pancasila itu dilaksanakan dengan didasari ketulusan hati tanpa tendensi “politik” atau “kekuasaan” hasilnya akan lebih baik. Saya yakin, bangsa ini akan menjadi bangsa yang damai dan sejahtera. Bangsa yang beradab,diplomatis dan optimis. Seperti lagu Koesplus dulu… Jaya Indonesia

  45.   Eos | April 10th, 2009 at 06:35

    Vote for SBY. Udah gk diragukan lagi. Inilah sosok Presiden ideal untk Indonesia pada saat ini.
    Orang yang cukup tabah dan sabar menghadapi bnyk rakyat yg bnyk nuntut ini tapi gk pernah berikan kontribusi pd bangsa ini(salah satunya saya)

  46.   Zanggoetz | April 14th, 2009 at 13:07

    PA SBY DUKUNG TERUS LANJUTKAN.. 10.000%
    Dari Pada Pilih yang belum Tentu segala sesuatunya.. ya mendingan pilih yang sudah pasti dan jelas terbukti Mampu Memimpin Negara Ini.
    Dan Lagian Klo Saat Ini Indonesia Ganti Presiden… Ya NOL Lagi dech..
    Biar Kita kasih kesempatan Pa SBY Menuntaskan Semua Rencana dalam mambangun Negeri Ini.. adapun kekurangan di masa lalu semoga di sempurnakan di hari kemudian. Semoga Tuhan Menyertai Negeri Ini dengan Memberikan Yang terbaik baik negeri ini Sosok Pemimpin yang benar benar mampu mensejahterakan Rakyat nya.

  47.   Zomby | April 14th, 2009 at 22:24

    Banyak prestasi yang bisa kita rasakan selama masa pemerintahan SBY, antara lain: kemamanan belakangan cukup kondusif, preman tidak meraja lela, koruptor banyak yang ditangkep dan disel, pabrik ESTASI banyak digrebeg, polisi & tentara sebagian besar bekerja sesuai fungsinya, janda-janda tua dan orang tidak mampu dapet santunan. Saya masih berharap 5 tahun ke depan negeri ini dipimpin SBY dan semua kekurangan/kelemahan pemerintahannya selama ini dapat dibenahi, termasuk dapat mencegah peristiwa langka BBM dan pupuk, dan, lebih penting lagi mampu menurunkan harga bahan pokok.

  48.   hartono | Mei 31st, 2009 at 21:13

    mau jadi pemimpin sudah pasti harus punya misi dan visi, tanpa ada visi misi apa yang akan dikerjakan, mungkinkan berslogan ” BAGAIMANA NANTI ”
    hanya SBY BERBUDI yang sudah punya visi misi untuk rakyat dan indonesia dibawa yang lebih baik
    dukung SBY BERBUDI
    LANJUTKAN

  49.   david Lopes | Juni 22nd, 2009 at 12:29

    Saya kira sangat positif jika kita beri kesempatan kepada SBY untuk melanjutkan programnya. saya tidak percaya kepada capres baru yang mengebu-gebuh melakukan peronbakan, mana munking bisa dalam 1 dekade Ia harus berbuat semuanya. oleh karena itu aku harap coba berpikir secara logik dan sadar untuk menentukan pilihan yang tepat untuk bangsa dan rakyat dan tidak menyesak di kemudian hari karena 5 tahun loh….. baru pemilihan lagi.Dari Rakyat Timor - Leste

Leave a Comment